Artikel

Diet Sehat Alami ala Food Combining

Ingin beli baju di Naffata Olshop tapi susah cari ukuran yang pas dengan ukuran tubuh yang terlalu gemuk? Mungkin sudah saatnya sista mencoba diet sehat alami dan cepat ala food combining. Diet sehat tanpa khawatir kelaparan atau tidak bisa makan enak.

Apa Itu Food Combining (FC)?

Food Combining adalah suatu prinsip pengaturan pola makan yang disesuaikan dengan kebutuhan tubuh, baik untuk waktu pagi, siang maupun malam hari. Pola makan food combining dirancang selaras dengan siklus metabolisme tubuh agar proses-proses pencernaan makanan, penyerapan sari makanan dan pemanfaatannya untuk tubuh, serta pembuangan sampah makanan berlangsung efektif dan efisien. Dengan demikian seluruh organ tubuh dapat bekerja sesuai dengan kapasitasnya.

Food Combining (FC) pada mulanya dikenalkan oleh dr. William Howard Hay seorang physician dari New York pada tahun  1920. Teorinya diklaim berhasil dengan cara membagi makanan ke dalam 3 bagian yaitu : makanan yang alkaline (basa), acidic (asam) dan neutral (netral). Makanan yang bersifat asam tidak dikombinasikan bersama makanan yang bersifat basa.

Menurut pelaku food combining  Erykar Lebang, FC sesungguhnya bukan cara diet untuk tujuan melangsingkan badan ataupun untuk tujuan pengobatan dari suatu penyakit. Basis FC adalah mengatur pola makan sesuai dengan ritme metabolisme tubuh dan membuat suasana PH tubuh yang ideal (PH netral). Namun, apabila sistem metabolisme tubuh lancar serta PHnya netral maka tubuh otomatis mencari sendiri berat badan ideal sesuai kebutuhan dan menyembuhkan diri sendiri jika sakit.

Pola Makan & Hidup Sehat Ala Rasulullah

Pola sejenis food combining sebenarnya sudah dipraktekan oleh Nabi Muhammad SAW sejak 1400 tahun silam. Prof. Dr. Musthofa Rimadhon memberikan beberapa gambaran pola hidup sehat Rasulullah berdasarkan berbagai riwayat yang bisa dipercaya, sebagai berikut:

  1. Asupan awal ke dalam tubuh Rasulullah adalah udara segar pada waktu subuh. Beliau bangun sebelum subuh dan melaksanakan qiyamul lail. Para pakar kesehatan menyatakan, udara sepertiga malam terakhir sangat kaya dengan oksigen dan belum terkotori oleh zat-zat lain, sehingga sangat bermanfaat untuk optimalisasi metabolisme tubuh. Hal itu sangat besar pengaruhnya terhadap vitalitas seseorang dalam aktivitasnya selama seharian penuh.
  2. Di pagi hari pula Rasulullah saw membuka menu sarapannya dengan segelas air dingin yang dicampur dengan sesendok madu asli. Ditinjau dari ilmu kesehatan, madu berfungsi untuk membersihkan lambung, mengaktifkan usus-usus dan menyembuhkan sembelit, wasir dan peradangan.
  3. Masuk waktu dhuha (pagi menjelang siang), Rasulullah senantiasa mengkonsumsi tujuh butir kurma.
  4. Menjelang sore hari, menu Rasulullah biasanya adalah cuka dan minyak zaitun. Selain itu, Rasulullah juga mengkonsumsi makanan pokok seperti roti. Manfaatnya banyak sekali, diantaranya mencegah lemah tulang, kepikunan di hari tua, melancarkan sembelit, menghancurkan kolesterol dan melancarkan pencernaan. Roti yang dicampur cuka dan minyak zaitun juga berfungsi untuk mencegah kanker dan menjaga suhu tubuh di musim dingin.
  5. Di malam hari, menu utama makan malam Rasulullah adalah sayur-sayuran. Secara umum, sayuran memiliki kandungan zat dan fungsi yang sama yaitu menguatkan daya tahan tubuh, melancarkan pencernaan dan melindungi dari serangan penyakit.
  6. Rasulullah saw tidak langsung tidur setelah makan malam. Beliau beraktivitas terlebih dahulu supaya makanan yang dikonsumsi masuk lambung dengan cepat dan baik sehingga mudah dicerna.

Fakta-fakta di atas menunjukkan pola makan Rasulullah ternyata sangat cocok dengan irama biologi berupa siklus pencernaan tubuh manusia yang oleh pakar kesehatan disebut circadian rhytme (irama biologis). Inilah yang disebut dengan siklus alami tubuh yang menjadi dasar penerapan Food Combining (FC).

Prinsip Food Combining

Prinsip dasar food combining yang penting untuk diingat dan dilaksanakan terletak pada timing dan kombinasi jenis makanan pada saat mengkonsumsinya.

dasar-food-combining

Anda bisa mengikuti FC pola makanan seperti di bawah ini :

  1. Sarapan (pagi) : Konsumsi buah-buahan dalam keadaan saluran pencernaan masih kosong.
  2. Siang & malam : Kombinasikan makanan yang mengandung karbohidrat pati dengan sayur-sayuran atau protein hewani kombinasikan sayur-sayuran. Jika siang sudah nasi sama sayur/tempe maka malamnya sayur dengan ayam. Atau sebaliknya. Perbanyaklah komposisi sayuran.
  3. Tidak makan dalam waktu bersamaan makanan yang mengandung karbohidrat pati dengan makanan yang mengandung protein hewan. Karbohidrat pati seperti nasi, jagung. Sedangkan protein hewani seperti daging, telur, ayam.
  4. Minum air putih yang berkualitas dengan minimal 2 liter atau sekitar 8 gelas setiap hari.
  5. Kurangi kopi dan teh yang mengandung zat adictive sekaligus diuretic (menghilangkan banyak cairan). Lebih bagus lagi hanya minum air putih.
  6. Meminum secara rutin air hangat yang dicampur perasan jeruk nipis /lemon setiap pagi sesaat setelah bangun pada saat mulut masih kering sebelum sikat gigi. Hal ini bertujuan untuk memberi “hadiah” kepada liver (sebagai tonic) yang telah bekerja keras semalaman menjadi filter tubuh dalam menyaring racun.
  7. Kurangi mengkonsumsi makanan olahan pabrik, fast food, minuman bersoda dan makanan tak sehat lainnya.
  8. Makanan halal seperti coklat, susu, pizza dsb masih dibolehkan asal wajar dan tidak berlebihan.
  9. Berolahraga yang sesuai dengan kondisi tubuh dan usia secara teratur.

Pengamalan Al Qur’an

“Maka hendaklah manusia itu memperhatikan makanannya.” (QS. ‘Abasa: 24)

Memperhatikan makanan bukan hanya memikirkan hakikat makanan sebagai makhluq yang kemudian menambah keyakinan dan keimanan kita kepada Allah. Namun juga menekankan pentingnya berhati-hati dalam memilih makanan, mana yang halal dan yang baik serta tidak berlebihan ketika makan.

“Hai sekalian manusia, makanlah yang halal lagi baik dari apa yang terdapat di bumi, dan janganlah kamu mengikuti langkah-langkah syaitan, karena sesungguhnya syaitan itu adalah musuh yang nyata bagimu.” (QS Al Baqarah: 168)

“Hai orang-orang yang beriman, makanlah di antara rezeki yang baik-baik yang Kami berikan kepadamu dan bersyukurlah kepada Allah, jika benar-benar hanya kepada-Nya kamu menyembah.” (QS Al Baqarah: 172)

Toxic_foods_and_detoxing_foods

Semoga bermanfaat.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s